Home Pendidikan Misbah Fikrianto: Teknologi Merupakan Bagian Terpenting dari Strategi Pembelajaran

Misbah Fikrianto: Teknologi Merupakan Bagian Terpenting dari Strategi Pembelajaran

Disampaikan pada Workshop BPMP Maluku

6
0
SHARE
Misbah Fikrianto: Teknologi Merupakan Bagian Terpenting dari Strategi Pembelajaran

Peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi secara tepat.

Ambon, edukasinews.com- Pembelajaran yang bermutu dapat diwujudkan melalui penerapan teknologi pendidikan. Teknologi bukan sekadar alat bantu, tetapi menjadi bagian dari strategi pembelajaran. Hal tersebut disampaikan Deputi Direktur Administrasi SEAQILDr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si., M.Pd pada Workshop Optimalisasi Pemanfaatan PID dalam Pembelajaran Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku secara daring Rabu (15/7/2026).

"Literasi menjadi sangat penting di abad ke-21. Salah satunya adalah literasi data dan literasi teknologi. Kedua literasi ini menjadi bekal penting bagi pendidik dan peserta didik dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman," ungkap Misbah yang juga Wakil Rektor (Warek) III Universitas Islam As Syafiiyah (UIA) ini.

Menurut Misbah,  peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi secara tepat.

Selain Misbah, workshop menghadirkan dua  narasumber lain  yaitu Dr. La Mansur, Kepala BPMP Provinsi Maluku, dan Setyohadi Wiratmoko, CEO Rumah Edukasi Digital. 

Kepala BPMP Provinsi Maluku, Dr. La Mansur, mengatakan  bahwa transformasi pendidikan memerlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak. Ia berharap para narasumber dapat membagikan pengalaman dan keilmuan kepada seluruh peserta sehingga mampu memperkuat implementasi pembelajaran berbasis teknologi di Maluku.

"Kami berharap Bapak dan Ibu narasumber dapat membagikan ilmunya kepada kami," ujar Dr. La Mansur.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi awal terbangunnya kolaborasi yang berkelanjutan.

"Mudah-mudahan ini menjadi kolaborasi di antara kita untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Maluku," tambahnya.

Selanjutnya, Setyohadi Wiratmoko menyampaikan materi "Digital Workspace: Pemanfaatan Papan Interaktif Digital". Dalam pemaparannya, ia memperlihatkan berbagai peluang pemanfaatan papan interaktif digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan kolaboratif.

"Dalam pemanfaatannya, saya melihat ada potensi pemanfaatan papan interaktif digital itu, khususnya menjadi media interaktif," katanya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan industri kreatif dan multimedia memberikan banyak peluang bagi guru untuk menghadirkan materi pembelajaran yang lebih inovatif.

"Zaman sekarang industri kreatif dan multimedia berkembang sangat pesat. Kita bisa membuat bermacam-macam konten untuk ditampilkan, mulai dari animasi, video pembelajaran, simulasi, hingga media interaktif yang membuat pembelajaran menjadi lebih hidup," ujar Setyohadi.

Workshop yang diikuti oleh hampir 100 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Maluku ini berlangsung secara interaktif. Para peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga sesi diskusi dan tanya jawab. Beragam pertanyaan, pengalaman, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi pembelajaran digital disampaikan oleh peserta, menunjukkan tingginya semangat untuk meningkatkan kompetensi dalam pemanfaatan teknologi pendidikan.

Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya komitmen para pendidik di Maluku untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mengimplementasikan pembelajaran yang lebih inovatif di satuan pendidikan masing-masing. Melalui kegiatan ini, BPMP Provinsi Maluku berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, praktisi, akademisi, dan para pendidik dalam mempercepat transformasi pendidikan serta mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.***(edu/IL/hepy)